Bontang- Pada hari Ahad (26/1) di gedung NU Bontang, Pengurus Cabang Lakpesdam menggelar pelatihan untuk generasi millenial. Pelatihan tersebut bertajuk Pelatihan Imam Sholat dan Tahlil. Acara ini bekerja sama dengan PC IPNU-IPPNU Bontang untuk memperkuat amaliyah nadlhiyyah sebagai tradisi yang mempunyai dasar hukum jelas.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana mengenalkan amaliyah Aswaja Nahdliyyah kepada generasi millenial. Untuk itu kami menyelenggarakan acara ini," ujar Lutfi Hakim, sekretaris Lakpesdam Bontang.
Menurutnya, tantangan ini harus dijawab serius karena estafet ke-NU-an akan dipegan oleh generasi muda di kemudian hari. Alangkah sayangnya jika mereka tidak paham tentang amaliyah warga NU ini.
"Alhamdulillah, yang hadir antusias, banyak pertanyaan dari pengalaman sehari-hari mereka. Narasumber kami ambilkan dari pengurus kami sendiri, yaitu Ustadz Syamsul Arifin dan Ustadz Jehan. Serta satu narasumber dari golongan generasi gemilang NU yang sudah terbukti membumikan tradisi NU di Bontang, yaitu Mas Randa Praduta," ungkap Ahmad Fauzi Manshur, bendahara Lakpesdam Bontang.
Diwawancarai secara terpisah, Ustadz Yusrianto al-Bugisi mengaku senang dengan acara ini. "Ke depannya kami akan terus pantau kegiatan untuk para millenial. Alhamdulillah acara kemarin sukses," katanya di sela-sela kesibukan yang padat.
Acara ini dihadiri oleh 21 peserta, dimulai pukul 08.00 pagi hingga menjelang Dzuhur. Para peserta mendapatkan modul dan diktat yang telah disiapkan oleh panitia. Dari seluruh rangkaian acara, para peserta tampak hadir antusias

PC LAKPESDAM Bontang Gelar Pelatihan Imam Sholat dan Tahlil Untuk Generasi Millenial


Bontang- Pada hari Ahad (26/1) di gedung NU Bontang, Pengurus Cabang Lakpesdam menggelar pelatihan untuk generasi millenial. Pelatihan tersebut bertajuk Pelatihan Imam Sholat dan Tahlil. Acara ini bekerja sama dengan PC IPNU-IPPNU Bontang untuk memperkuat amaliyah nadlhiyyah sebagai tradisi yang mempunyai dasar hukum jelas.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana mengenalkan amaliyah Aswaja Nahdliyyah kepada generasi millenial. Untuk itu kami menyelenggarakan acara ini," ujar Lutfi Hakim, sekretaris Lakpesdam Bontang.
Menurutnya, tantangan ini harus dijawab serius karena estafet ke-NU-an akan dipegan oleh generasi muda di kemudian hari. Alangkah sayangnya jika mereka tidak paham tentang amaliyah warga NU ini.
"Alhamdulillah, yang hadir antusias, banyak pertanyaan dari pengalaman sehari-hari mereka. Narasumber kami ambilkan dari pengurus kami sendiri, yaitu Ustadz Syamsul Arifin dan Ustadz Jehan. Serta satu narasumber dari golongan generasi gemilang NU yang sudah terbukti membumikan tradisi NU di Bontang, yaitu Mas Randa Praduta," ungkap Ahmad Fauzi Manshur, bendahara Lakpesdam Bontang.
Diwawancarai secara terpisah, Ustadz Yusrianto al-Bugisi mengaku senang dengan acara ini. "Ke depannya kami akan terus pantau kegiatan untuk para millenial. Alhamdulillah acara kemarin sukses," katanya di sela-sela kesibukan yang padat.
Acara ini dihadiri oleh 21 peserta, dimulai pukul 08.00 pagi hingga menjelang Dzuhur. Para peserta mendapatkan modul dan diktat yang telah disiapkan oleh panitia. Dari seluruh rangkaian acara, para peserta tampak hadir antusias

Tidak ada komentar