MWC NU Bontang Barat Resmi Bentuk Lembaga Dakwah, Siap Gelar Program 'GAMIS' di Bulan Ramadhan

Bontang, 3 Januari 2026 – Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Bontang Barat kini memiliki sayap dakwah yang semakin kokoh. Bertempat di Madin Al Ma'arif, Kelurahan Gunung Telihan, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Bontang Barat secara resmi mengukuhkan dan menetapkan kepengurusan Lembaga Dakwah (LD) MWC NU Bontang Barat pada Jumat malam, 2 Januari 2026. 


Acara yang berlangsung khidmat usai shalat Isya, tepatnya pukul 20.30 hingga 21.30 WITA, ini menandai babak baru pergerakan dakwah Ahlussunnah wal Jama'ah di ujung barat Kota Bontang.Penetapan kepengurusan ini menghasilkan struktur yang siap bergerak cepat. Ustaz Masrukin dipercaya memegang amanah sebagai Ketua, didampingi oleh Ustaz A. Rayyani, S.HI., sebagai Sekretaris, dan Ustaz Suyuti sebagai Bendahara. Komposisi kepemimpinan ini diharapkan mampu menggerakkan potensi dakwah yang besar di wilayah tersebut. 


Pemilihan Madin Al Ma'arif sebagai lokasi penetapan juga memiliki makna simbolis, menegaskan bahwa basis pendidikan agama dan kaderisasi ulama muda akan menjadi jantung dari setiap kegiatan dakwah yang direncanakan.Pembentukan LD MWC NU Bontang Barat ini didasari oleh potensi sumber daya manusia (SDM) muballigh NU yang melimpah dan terorganisir. 


Data menunjukkan, terdapat puluhan muballigh yang siap berkhidmat, baik dari anggota aktif Lembaga Dakwah NU (LDNU) maupun Badan Koordinasi Da’i dan Imam Besar (BKDIB), serta para ulama dan asatidz non-struktural. Nama-nama besar seperti KH. Buchory NH, Ustaz Romli, KH. Adam Manshur, KH. Imron Rosyadi, S.Pd., hingga Ustaz Moh. Bahri, M.Pd., tercatat dalam daftar panjang para juru dakwah yang siap mengawal dan menyebarkan ajaran Islam rahmatan lil 'alamin di tengah masyarakat. Keberadaan para muballigh yang tersebar di berbagai latar belakang ini menjadi modal sosial yang tak ternilai harganya bagi MWC NU Bontang Barat.


Tak menunggu lama, LD MWC NU Bontang Barat langsung tancap gas dengan meluncurkan program unggulan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Program tersebut diberi nama GAMIS, singkatan dari Gerakan Mengaji Subuh. Melalui GAMIS, para muballigh NU akan dijadwalkan secara terstruktur untuk mengisi kajian-kajian keagamaan di masjid dan musholla yang tersebar di seluruh wilayah Bontang Barat. 


Program ini bertujuan untuk menghidupkan suasana Ramadhan dengan ilmu dan amal, sekaligus memastikan bahwa materi dakwah yang disampaikan selaras dengan manhaj washatiyah (moderat) yang menjadi ciri khas NU.Dengan terbentuknya Lembaga Dakwah ini, MWC NU Bontang Barat menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada aspek organisasi, tetapi juga pada penguatan spiritual dan intelektual umat. Kehadiran LD MWC NU Bontang Barat diharapkan menjadi mercusuar yang menerangi masyarakat dengan ajaran Islam yang damai, toleran, dan berpegang teguh pada tradisi keilmuan salafus shalih. 


Seluruh elemen masyarakat Bontang Barat menyambut baik inisiatif ini, menaruh harapan besar agar LD MWC NU Bontang Barat dapat menjadi garda terdepan dalam membentengi umat dari paham-paham ekstrem dan menyuburkan nilai-nilai kebangsaan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama