YOGYAKARTA – Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kampus yang menjadi tempat menimba ilmu bagi ribuan mahasiswa dari berbagai daerah itu berhasil menempati peringkat kedua perguruan tinggi terbaik di Indonesia dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027.
Capaian tersebut turut membangkitkan rasa bangga para alumninya, salah satunya Moh. Bahri, S.Pd.Si., M.Pd., alumni Jurusan Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menyelesaikan studi pada 2009.
Bagi Bahri, capaian tersebut bukan sekadar angka dalam sebuah pemeringkatan. Prestasi itu menjadi bagian dari perjalanan panjang almamater yang pernah menjadi tempatnya belajar, bertumbuh, dan membangun fondasi keilmuan.
“Sebagai alumni UIN Sunan Kalijaga, tentu saya merasa sangat bangga melihat almamater bisa mencapai posisi kedua nasional dalam THE World University Rankings 2027. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami para alumni,” ungkap Bahri.
Bahri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga yang selama bertahun-tahun terus menjaga dan mengembangkan kualitas akademik kampus.
“Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga yang telah bekerja, berikhtiar, dan berkontribusi membawa kampus ini hingga mencapai prestasi seperti sekarang. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, dan kontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Masuk 801–1.000 Universitas Terbaik Dunia
Dalam rilis THE WUR 2027, UIN Sunan Kalijaga berada pada kelompok peringkat 801–1.000 dunia. Di tingkat nasional, UIN Sunan Kalijaga menempati posisi kedua setelah Universitas Indonesia (UI). Capaian ini sekaligus menempatkan UIN Sunan Kalijaga sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan posisi tertinggi dalam pemeringkatan tersebut.
THE World University Rankings merupakan pemeringkatan global yang diselenggarakan Times Higher Education, lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi yang berbasis di Inggris. Pemeringkatan ini tidak hanya melihat reputasi kampus, tetapi mengukur kinerja perguruan tinggi melalui sejumlah indikator akademik dan kelembagaan.
Untuk THE WUR, penilaian mencakup lima pilar utama, yakni teaching atau lingkungan pembelajaran, research environment atau lingkungan penelitian, research quality atau kualitas penelitian, international outlook atau pandangan internasional, serta industry yang berkaitan dengan pendapatan industri dan paten.
Pada THE WUR 2027, UIN Sunan Kalijaga tercatat memiliki skor kualitas penelitian 82,8, menjadi salah satu aspek yang menonjol dalam capaian kampus tersebut. Sementara itu, skor teaching tercatat 16,7, research environment 16,4, industry 18,3, dan international outlook 45,3. Secara keseluruhan, UIN Sunan Kalijaga berada dalam rentang skor 36,4–40,1 dan masuk kelompok 801–1.000 dunia.
Capaian tersebut juga tidak terlepas dari produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah sivitas akademika. UIN Sunan Kalijaga menyebut kualitas riset dan publikasi dosen menjadi salah satu faktor penting dalam penguatan reputasi akademik kampus di tingkat global.
Kebanggaan yang Menyambung Generasi
Bagi Bahri, capaian almamater memiliki makna tersendiri karena ia pernah menjadi bagian dari perjalanan akademik UIN Sunan Kalijaga pada masa kuliahnya di Jurusan Pendidikan Kimia.
Ia melihat pencapaian tersebut sebagai hasil dari proses panjang yang melibatkan banyak generasi—dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, pimpinan, peneliti, dan alumni.
“Ketika dulu belajar di UIN Sunan Kalijaga, tentu kami berharap kampus terus berkembang. Melihat hari ini UIN Sunan Kalijaga berada di jajaran teratas perguruan tinggi Indonesia dan masuk dalam kelompok universitas dunia, tentu ada rasa haru dan bangga sebagai alumni,” kata Bahri.
Menurutnya, prestasi sebuah perguruan tinggi pada akhirnya bukan hanya tentang posisi dalam pemeringkatan, tetapi juga tentang seberapa besar ilmu pengetahuan yang dikembangkan kampus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga UIN Sunan Kalijaga semakin maju, semakin kuat dalam riset dan pendidikan, serta semakin luas kontribusinya bagi bangsa dan kemanusiaan. Kami sebagai alumni tentu akan selalu membawa nama baik almamater di mana pun berada,” ujarnya.
Capaian THE WUR 2027 menjadi catatan penting dalam perjalanan UIN Sunan Kalijaga. Kampus tersebut kini tidak hanya dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi Islam di Indonesia, tetapi juga semakin memperoleh pengakuan dalam peta akademik global.
Bagi para alumninya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan yang terus menyambung dari ruang-ruang kuliah masa lalu hingga prestasi almamater pada hari ini.
Posting Komentar