BONTANG – Suasana Aula SDN 004 Bontang Barat tampak khidmat pada Jumat, 27 Februari 2026 M bertepatan dengan 9 Ramadhan 1447 H. Menjelang waktu berbuka puasa, para siswa mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ismailsyah, S.Pd.I, Muballigh LDNU Bontang, dalam rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H.
Dalam ceramahnya, Ustadz Ismailsyah menyampaikan enam hal penting yang menurut para ulama menjadi kunci kesuksesan dunia dan akhirat. Materi tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa sekolah dasar.
“Anak-anak harus punya semangat. Orang sukses itu bukan yang hanya pintar, tapi yang mampu menjaga sikap dan kebiasaannya,” ujarnya di hadapan para peserta.
Adapun enam hal yang beliau tekankan adalah: jangan banyak tidur, jangan lemah atau lemas, jangan takut, jangan marah, jangan malas, dan jangan menunda-nunda.
Pertama, beliau mengingatkan agar tidak banyak tidur. Menurutnya, terlalu banyak tidur membuat waktu terbuang sia-sia dan mengurangi produktivitas. “Tidur itu perlu, tapi jangan berlebihan. Gunakan waktu untuk belajar dan beribadah,” pesannya.
Kedua, jangan lemah atau lemas. Umat Islam, kata beliau, harus kuat lahir dan batin. Kekuatan fisik dijaga dengan pola hidup sehat, sedangkan kekuatan hati dijaga dengan ibadah dan doa.
Ketiga, jangan takut. Rasa takut yang berlebihan dapat menghambat seseorang untuk maju. “Takutlah hanya kepada Allah, jangan takut mencoba hal baik,” tegasnya.
Keempat, jangan marah. Marah yang tidak terkontrol bisa merusak persahabatan dan pahala. Ia mengajak siswa belajar sabar dan menahan emosi.
Kelima, jangan malas. Malas adalah penghalang kesuksesan. Anak yang rajin belajar dan membantu orang tua, menurutnya, sedang menanam benih keberhasilan.
Terakhir, jangan menunda-nunda. Kebiasaan menunda pekerjaan sering membuat tugas tidak selesai atau hasilnya tidak maksimal. “Kalau ada PR, kerjakan hari itu juga. Kalau ada kebaikan, lakukan sekarang,” tuturnya.
Kegiatan Pesantren Ramadhan ini menjadi momentum pembinaan karakter spiritual siswa. Selain mendengarkan tausiyah, para siswa juga mengikuti tadarus dan doa bersama menjelang berbuka puasa.
Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ustadz Ismailsyah yang telah memberikan motivasi dan penguatan akhlak kepada para siswa. Diharapkan, enam pesan tersebut dapat tertanam kuat dalam diri anak-anak sebagai bekal meraih kesuksesan dunia sekaligus kebahagiaan di akhirat.


إرسال تعليق