Ranting NU Gunung Elai dan Jamaah Lam Alif Ziarah ke Makam Guru Sekumpul dan Datu Kalampayan Jelang Ramadhan 1447 H

Nubontang.or.id || Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Gunung Elai bersama Jamaah Lam Alif melaksanakan kegiatan ziarah ke makam para ulama kharismatik Kalimantan Selatan, pada 14 Februari 2026.


Rombongan pertama-tama berziarah ke makam KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari, yang lebih dikenal dengan sebutan Guru Sekumpul, di kawasan Sekumpul, Martapura. Dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, para jamaah memanjatkan doa, membaca tahlil, serta memohon keberkahan menjelang Ramadhan.



Ketua Tanfidziyah Ranting NU Gunung Elai Bapak Agus sugiantomenyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan kepada para ulama serta upaya meneladani perjuangan dan akhlak mereka dalam berdakwah dan membina umat. “Ziarah ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas serta mempererat ukhuwah antar jamaah sebelum memasuki bulan suci,” ujarnya.


Usai dari Sekumpul, rombongan melanjutkan perjalanan menuju makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, yang dikenal sebagai Datu Kalampayan, di Kalampayan. Beliau merupakan ulama besar dan penyebar Islam terkemuka di Kalimantan pada abad ke-18 yang karya-karyanya hingga kini masih menjadi rujukan di berbagai pesantren.



Di makam Datu Kalampayan, jamaah kembali menggelar doa bersama dan pembacaan manaqib singkat, seraya mengenang jasa besar beliau dalam pengembangan syiar Islam di Nusantara.


Kegiatan ziarah ini diikuti oleh pengurus ranting, tokoh masyarakat, serta para anggota Jamaah Lam Alif dengan penuh semangat dan kekompakan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat memasuki bulan Ramadhan 1447 H dengan hati yang bersih, semangat ibadah yang meningkat, serta komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat.


Ziarah ulama menjadi salah satu tradisi yang terus dilestarikan oleh warga Nahdlatul Ulama sebagai bentuk penghormatan kepada para pewaris nabi sekaligus sarana memperkuat ikatan spiritual umat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama