NU Bontang

Dampak negatif penggunaan smartphone bagi perkembangan anak



oleh: Moh. Bahri, S.Pd.Si (Guru Kimia SMA Yayasan Pupuk Kaltim - Bontang)

Smartphone merupakan salah satu teknologi yang sudah tidak asing lagi di era modern saat ini. Hampir semua orang memiliki smartphone, termasuk anak-anak. Namun, penggunaan smartphone pada anak-anak memiliki dampak negatif terhadap perkembangan mereka. Mengabaikan kewajiban agama. Penggunaan smartphone yang berlebihan dapat membuat anak terlalu fokus pada gadget sehingga mengabaikan kewajiban agama seperti shalat, membaca Al-Quran, dan berdoa. Hal ini dapat berdampak pada pembentukan karakter anak yang kurang baik karena agama adalah salah satu faktor penting dalam pembentukan moral dan etika anak.


Berikut ini adalah beberapa dampak negatif lainnya dalam penggunaan smartphone pada anak-anak.

  1. Berkurangnya Keterampilan Sosial

Penggunaan smartphone pada anak-anak dapat menyebabkan berkurangnya keterampilan sosial mereka. Anak-anak yang terlalu sering menggunakan smartphone akan lebih memilih untuk bermain game atau menonton video di dalam rumah daripada berinteraksi dengan teman-teman di luar rumah. Akibatnya, mereka akan sulit beradaptasi dan berkomunikasi dengan orang lain.

  1. Menyebabkan Ketergantungan

Anak-anak yang terlalu sering menggunakan smartphone cenderung menjadi ketergantungan pada teknologi tersebut. Mereka sulit mengendalikan waktu penggunaannya dan akan merasa cemas atau gelisah ketika smartphone mereka tidak ada di dekat mereka. Ketergantungan pada smartphone juga dapat mempengaruhi kinerja akademik mereka dan bahkan mengganggu pola tidur mereka.

  1. Menyebabkan Masalah Kesehatan

Penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan pada anak-anak. Mereka dapat mengalami masalah penglihatan, sakit kepala, dan masalah postur tubuh karena terlalu lama menghabiskan waktu untuk menatap layar smartphone. Selain itu, mereka juga dapat terkena radiasi elektromagnetik dari smartphone yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

  1. Mengganggu Konsentrasi

Penggunaan smartphone pada anak-anak dapat mengganggu konsentrasi mereka. Mereka dapat kehilangan fokus pada tugas-tugas akademik dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu untuk bermain game atau menonton video. Selain itu, penggunaan smartphone sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur mereka dan membuat mereka sulit berkonsentrasi di pagi hari.

  1. Memperburuk Perilaku

Anak-anak yang terlalu sering menggunakan smartphone juga dapat mengalami perubahan perilaku yang buruk. Mereka dapat menjadi lebih tidak sabar, lebih mudah tersinggung, dan lebih sulit untuk diajak berbicara. Penggunaan smartphone yang berlebihan juga dapat mempengaruhi perilaku mereka di sekolah dan membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi dalam kelas.

  1. Menyebabkan Ketidakseimbangan Emosional

Penggunaan smartphone pada anak-anak juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan emosional. Mereka dapat menjadi lebih sensitif dan mudah marah jika smartphone mereka hilang atau rusak. Selain itu, penggunaan smartphone yang berlebihan juga dapat membuat mereka sulit untuk berhubungan dengan orang lain dan mempengaruhi keseimbangan emosional mereka.

  1. Menurunkan Kualitas Hidup

Penggunaan smartphone pada anak-anak juga dapat menurunkan kualitas hidup mereka. Anak-anak yang terlalu sering menggunakan smartphone cenderung lebih tertarik pada kegiatan di dalam rumah dan kurang tertarik pada kegiatan luar rumah seperti berolahraga atau berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Ini dapat mempengaruhi kesehatan fisik mereka dan juga dapat menyebabkan kurangnya pengalaman dan keterampilan sosial yang dapat membantu mereka dalam perkembangan mereka di masa depan.

Penting bagi orang tua dan pengasuh untuk memperhatikan dampak negatif penggunaan smartphone pada anak-anak dan mengambil tindakan yang tepat untuk membatasi penggunaannya. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membatasi penggunaan smartphone pada anak-anak antara lain:

  1. Membuat Aturan Penggunaan Smartphone

Orang tua dapat membuat aturan penggunaan smartphone yang jelas dan terstruktur untuk anak-anak mereka. Misalnya, membatasi waktu penggunaan smartphone, menetapkan waktu-waktu tertentu ketika anak-anak dapat menggunakan smartphone, dan memberi tahu anak-anak tentang konsekuensi jika aturan tersebut dilanggar.

  1. Memberikan Alternatif Kegiatan

Orang tua dapat memberikan alternatif kegiatan untuk anak-anak selain menggunakan smartphone. Misalnya, mengajak anak-anak untuk bermain di luar rumah, berolahraga, membaca buku, atau melakukan kegiatan kreatif seperti melukis atau membuat kerajinan tangan.

  1. Membuat Kebiasaan Tanpa Smartphone

Orang tua juga dapat membantu anak-anak untuk membiasakan diri melakukan kegiatan tanpa smartphone. Misalnya, mengajak anak-anak untuk tidak menggunakan smartphone selama makan atau ketika berkumpul dengan keluarga.

  1. Membatasi Akses ke Aplikasi Tidak Sesuai Usia

Orang tua dapat membatasi akses anak-anak mereka ke aplikasi yang tidak sesuai untuk usia mereka. Ada banyak aplikasi dan game yang dirancang untuk orang dewasa atau remaja yang dapat memiliki dampak buruk pada perkembangan anak-anak.

  1. Menjadi Teladan

Orang tua juga dapat menjadi teladan dengan membatasi penggunaan smartphone mereka sendiri. Jika orang tua terlalu sering menggunakan smartphone, anak-anak cenderung meniru perilaku tersebut dan lebih sulit untuk membatasi penggunaannya.

Dalam kesimpulannya, penggunaan smartphone pada anak-anak dapat memiliki dampak negatif pada perkembangan mereka. Orang tua dan pengasuh harus memperhatikan penggunaan smartphone pada anak-anak dan mengambil tindakan yang tepat untuk membatasi penggunaannya. Dengan melakukan hal ini, anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih sehat dan memiliki pengalaman sosial dan lingkungan yang lebih kaya.


Referensi

1. Chassiakos, Y. R., Radesky, J., Christakis, D., Moreno, M. A., & Cross, C. (2016). Children and adolescents and digital media. Pediatrics, 138(5), e20162593. https://pediatrics.aappublications.org/content/138/5/e20162593

2. Center on Media and Child Health. (2021). Mobile media and children. https://cmch.tv/parents/mobile-media-and-children/

3. Council on Communications and Media. (2016). Media use in school-aged children and adolescents. Pediatrics, 138(5), e20162592. https://pediatrics.aappublications.org/content/138/5/e20162592

4. American Academy of Pediatrics. (2013). Policy statement: Children, adolescents, and the media. Pediatrics, 132(5), 958-961. https://pediatrics.aappublications.org/content/132/5/958

5. Twenge, J. M. (2017). Have smartphones destroyed a generation? The Atlantic. https://www.theatlantic.com/magazine/archive/2017/09/has-the-smartphone-destroyed-a-generation/534198/

6. Association for Psychological Science. (2017). Are smartphones harming kids’ ability to read emotions? https://www.psychologicalscience.org/news/releases/are-smartphones-harming-kids-ability-to-read-emotions.html

7. Kabali, H. K., Irigoyen, M. M., Nunez-Davis, R., Budacki, J. G., Mohanty, S. H., Leister, K. P., & Bonner, R. L. (2015). Exposure and use of mobile media devices by young children. Pediatrics, 136(6), 1044-1050. https://pediatrics.aappublications.org/content/136/6/1044.short

  1. National Institutes of Health. (2021). The effects of screen time on children: What we know and don’t know. https://www.nichd.nih.gov/health/topics/screen-time

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama