NU Bontang

Lepas Kenang Sekjen LDNU Bontang

 

Dari kiri Gus Hamid (Sekjen LDNU), Gus Dayat (Bendahara LDNU) dan Kyai Buchory (Ketua LDNU Bontang)


NUBONTANG.OR.ID _ Ada pertemuan ada perpisahan, itulah sifat hamba ciptaan Allah SWT. Pertemuan dan perkumpulan merupakan momen membahagiakan, tapi sebaliknya perpisahan sangat mengharukan. Itulah momen ketika kita bertemu, berkumpul dan berpisah dengan orang-orang sholeh.


Ada momen mengharukan setelah Sholat Jumat, 9 April 2021, yaitu lepas kenang Sekjen LDNU Bontang periode 2019 - 2024 Ustadz Hamid Arif Shodiqi, M.Pd yang biasa dipanggil Ustadz Hamid atau Gus Hamid.


Tepat tanggal 26 Maret 2021 Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Direktur Jenderal Otonomi Daerah, menugaskan Gus Hamid sebagai ASN untuk mengabdi ditempat yang baru. Gus Hamid pindah tugas keluar Kaltim tepatnya daerah kelahiran beliau yaitu Kota Blitar, Jawa Timur.


Sebelumnya Gus Hamid mengajukan surat untuk mutasi ke Kota Blitar. Selain untuk mengabdi di tempat yang baru, juga berencana untuk merawat orang tua beliau yang sudah sepuh. 


Tepat pukul 13.30 WITA seluruh Pengurus, Pembina dan Sesepuh LDNU Bontang berkumpul untuk Lepas Kenang Gus Hamid. Acara yang digelar sembari makan siang disalah satu warung yang ada di Kota Bontang.


Acara digelar secara santai, penuh kekeluargaan, dan keakraban namun tetap berlangsung hikmat. Prakata pertama disampaikan oleh Kyai Buchory Nurhadi selaku Ketua LDNU Bontang. Beliau menyampaikan banyak terima kasih atas pengabdian dan perjuangan Gus Hamid selama ini. Saya di LDNU hanya sebagai tongkat sedangkan Gus Hamid dan Gus Dayat adalah tangan dan kaki di organisasi yang tanpa keduanya saya kesulitan menjalankan organisasi. Semoga Gus Hamid dapat bertugas dan mengabdi dengan sukses dengan yang terbaik di tempat baru. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal bakti Gus Hamid dan membalas dengan yang terbaik. Tutur Kyai Buchori.


Prakata kedua disampaikan Gus Hamid. Sambil mberebes mili, beliau menyampaikan banyak terima kasih telah diberi kesempatan untuk mengabdi di LDNU Bontang. Mohon beribu maaf jika selama ini ada salah dan khilaf. Meskipun saya pindah tugas saya mohon tetap menjaga silaturrahim dan saya tetap dianggap sebagai santri para kyai para Sesepuh Bontang dan terlebih tetap dianggap santrinya Hadratusyaih KH. Hasyim As'ari (Mbah Hasyim).


Prakata terakhir disampaikan oleh KH. Mulkan Adzima selaku Sesepuh dan Pembina LDNU Bontang. Beliau berpesan agar Gus Hamid dapat menjalankan amanah dengan baik di tempat yang baru. Juga tetap dapat mengabdi di NU baik itu di PC, Lembaga atau Banom. selain itu dalam keseharian tetap istiqomah menjalankan dan mendakwahkan Amaliah, Fikrah, dan Harakah Ahlussunnahwaljamaah Annahdliyah.


Dengan berakhirnya tugas Gus Hamid, Sekjen LDNU Bontang dilanjutkan oleh Ustadz Achmad Riwayadi, S.Pd yang sebelumnya menjadi Wakil Sekjen LDNU. Sedangkan Wakil Sekjen dilanjutkan oleh Ustadz Fauzi A. Mansur, S.Pd.


Sejak awal hingga akhir, suasana mengharuskan sangat terasa di Acara Lepas Kenang ini. Terlihat dari raut wajah semua yang hadir, rata-rata mberebes mili dan merasa sangat bersedih dengan perpisahan ini. Tak terasa jam menunjukkan pukul 15.00 WITA, acara berakhir dan semua pengurus LDNU Bontang berjabat tangan dengan Gus Hamid sebagai salam perpisahan.


Kontributor: Mohammad Bahri

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama