Samarinda, Sabtu 07 Maret 2020 .
Oganisasi perempuan yang merupakan salah satu badan otonom dari Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat NU menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil), Rapat kerja yang berlangsung pada dua hari pada tanggal 07 maret S/d 08 Maret 2020 di Lamin Etam, Samarinda. mengangkat tema Khidmat Muslimat NU untuk Teguhkan NKRI dan Mendukung Kaltim Menjadi Ibu Kota Negara. 

Acara yang kan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi dan dihadiri ratusan undangan seperti pengurus sejumlah badan otonom di lingkungan NU termasuk para kader Muslimat NU mulai dari pengurus pusat hingga ke pengurus ranting dan Termasuk 9 Pengurus PC Muslimat yang ada di Kaltim.

Tujuan digelarnya rakerwil ini untuk mensinergikan program kerja yang ada di tingkat pengurus cabang kabupaten/kota termasuk pengurus ranting. 
Semua program kerja yang telah dilaksanakan akan dievaluasi, termasuk agenda tak kalah penting, para rakerwil ini pengurus juga akan menyusun serta merumuskan program kerja ke depan. 

Rakerwil ini juga bertujuan untuk merumuskan rekomendasi tentang persoalan-persoalan yang sedang dihadapi terkait dengan keagamaan, kenegaraan serta sosial kemasyarakatan. 
Untuk diketahui, di Kaltim khususnya PW Muslimat NU memiliki sembilan cabang di kabupaten/kota, 64 pengurus anak cabang di kecamatan dan 199 pengurus ranting di kelurahan yang nantinya akan diberikan penguatan dalam hal ini di isi langsung Oleh PP MNU. Dr. Sri Mulyati. Ketua I MNU.

Muslimat NU sendiri terbentuk pada 29 Maret 1946. Sebagai organisasi sosial keagamaan dan kemasyarakatan, Muslimat NU bertujuan mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia melalui bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dakwah dan sosial.
Saat ini, Muslimat NU telah berkembang di 33 provinsi dan mempunyai 554 cabang di tingkat kabupaten/kota, 5.222 anak cabang di tingkat kecamatan serta lebih 36 ribu ranting di tingkat desa atau kelurahan dan memiliki sekitar 22 juta anggota dalam pelayanan terhadap umat.

Muslimat NU juga telah membina sekitar 15 ribu taman kanak-kanak, lebih dari 11 ribu taman pendidikan Alquran, 108 pusat pelayanan kesehatan, 103 panti asuhan, 10 asrama putri, 10 panti jompo, sekitar 38 ribu majelis taklim, koperasi An Nisa yang sudah berbadan hukum terdiri dari satu induk koperasi, dua koperasi sekunder, 131 koperasi primer yang berbadan hukum, 355 tempat pelayanan koperasi, 146 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), dan Balai Latihan Kerja (BLK). 


Cyber NU Bontang

Muslimat Bontang Menghadiri Pengarahan dan penguatan Aswaja di Samarinda




Samarinda, Sabtu 07 Maret 2020 .
Oganisasi perempuan yang merupakan salah satu badan otonom dari Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat NU menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil), Rapat kerja yang berlangsung pada dua hari pada tanggal 07 maret S/d 08 Maret 2020 di Lamin Etam, Samarinda. mengangkat tema Khidmat Muslimat NU untuk Teguhkan NKRI dan Mendukung Kaltim Menjadi Ibu Kota Negara. 

Acara yang kan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi dan dihadiri ratusan undangan seperti pengurus sejumlah badan otonom di lingkungan NU termasuk para kader Muslimat NU mulai dari pengurus pusat hingga ke pengurus ranting dan Termasuk 9 Pengurus PC Muslimat yang ada di Kaltim.

Tujuan digelarnya rakerwil ini untuk mensinergikan program kerja yang ada di tingkat pengurus cabang kabupaten/kota termasuk pengurus ranting. 
Semua program kerja yang telah dilaksanakan akan dievaluasi, termasuk agenda tak kalah penting, para rakerwil ini pengurus juga akan menyusun serta merumuskan program kerja ke depan. 

Rakerwil ini juga bertujuan untuk merumuskan rekomendasi tentang persoalan-persoalan yang sedang dihadapi terkait dengan keagamaan, kenegaraan serta sosial kemasyarakatan. 
Untuk diketahui, di Kaltim khususnya PW Muslimat NU memiliki sembilan cabang di kabupaten/kota, 64 pengurus anak cabang di kecamatan dan 199 pengurus ranting di kelurahan yang nantinya akan diberikan penguatan dalam hal ini di isi langsung Oleh PP MNU. Dr. Sri Mulyati. Ketua I MNU.

Muslimat NU sendiri terbentuk pada 29 Maret 1946. Sebagai organisasi sosial keagamaan dan kemasyarakatan, Muslimat NU bertujuan mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia melalui bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dakwah dan sosial.
Saat ini, Muslimat NU telah berkembang di 33 provinsi dan mempunyai 554 cabang di tingkat kabupaten/kota, 5.222 anak cabang di tingkat kecamatan serta lebih 36 ribu ranting di tingkat desa atau kelurahan dan memiliki sekitar 22 juta anggota dalam pelayanan terhadap umat.

Muslimat NU juga telah membina sekitar 15 ribu taman kanak-kanak, lebih dari 11 ribu taman pendidikan Alquran, 108 pusat pelayanan kesehatan, 103 panti asuhan, 10 asrama putri, 10 panti jompo, sekitar 38 ribu majelis taklim, koperasi An Nisa yang sudah berbadan hukum terdiri dari satu induk koperasi, dua koperasi sekunder, 131 koperasi primer yang berbadan hukum, 355 tempat pelayanan koperasi, 146 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), dan Balai Latihan Kerja (BLK). 


Cyber NU Bontang

Tidak ada komentar