BONTANG – Kepedulian terhadap anak yatim dan duafa terus diwujudkan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bontang Barat melalui program ASATID (Ayo Sayangi Anak Yatim dan Duafa). Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan dengan mengajak anak-anak binaan menikmati makan bersama di warung-warung milik masyarakat sekitar.
Pada Ahad (8/11/2026), sebanyak 25 anak yatim dan duafa mengikuti kegiatan ASATID bertema “Makan di Warung Tetangga”. Kali ini, kegiatan berlangsung di Warung AROMA yang berlokasi di kawasan turunan Stitek Bontang, sebelum Pasar Telihan.
Program ASATID merupakan bentuk santunan sosial MWCNU Bontang Barat kepada anak-anak yatim dan duafa. Berbeda dari santunan yang hanya diberikan dalam bentuk materi, program ini menghadirkan perhatian dan kasih sayang melalui kegiatan makan bersama secara khusus.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap pekan pertama dalam satu bulan. Anak-anak binaan diajak menikmati hidangan bersama sebagai bentuk perhatian, kebersamaan, sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka.
Tema “Makan di Warung Tetangga” juga membawa pesan kepedulian terhadap pelaku usaha kecil di lingkungan masyarakat. Dengan memilih warung warga sebagai tempat kegiatan, program ini sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan ini melibatkan MWCNU Bontang Barat bersama PAC Muslimat NU dan PAC Fatayat NU Bontang Barat.
Melalui ASATID, MWCNU Bontang Barat ingin memastikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan duafa tidak berhenti pada pemberian santunan, tetapi juga hadir dalam perhatian, kebersamaan, dan kasih sayang yang dirasakan secara langsung. Karena menyayangi anak yatim bukan sekadar memberi, melainkan juga menghadirkan mereka dalam kebahagiaan bersama.

إرسال تعليق