500 Penghafal Al-Qur’an Berkumpul di GETAR HATI 2026, Semarakkan Hari Santri di Bontang

 


BONTANG – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bontang Barat menggelar GETAR HATI 2026 (Gebyar Tahfidz Al-Qur’an Hari Santri 2026) di Masjid Raya Baiturrahman PKT, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai ini diikuti sekitar 500 santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai lembaga pendidikan dan pondok pesantren se-Kota Bontang.


Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarlembaga tahfidz sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Semangat Hari Santri Nasional diwujudkan melalui kebersamaan para santri, ulama, pengurus organisasi kemasyarakatan Islam, pemerintah, serta masyarakat.


Sebanyak 13 lembaga pendidikan dan pesantren turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yakni Rumah Qur’an Baiturrahman PKT, Pondok Pesantren Taman Firdaus, SMA IT YABIS, SMP IT YABIS, SMA YPK, SMP YPK, SMP Vidatra, Pondok Pesantren Nurul Ichsan, Pondok Pesantren Nurul Iman, Pondok Pesantren Nurul Kholil, Pondok Pesantren Darul Furqon, MTs Alam Al Hafidz, MI Jam’iyahtul Qurro’, dan Sekolah Kreatif.


Kehadiran para penghafal Al-Qur’an dari berbagai lembaga tersebut menunjukkan semangat bersama dalam membangun generasi Qur’ani di Kota Bontang. Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga hafalan, memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.


Dihadiri Ulama, Pemerintah, dan Organisasi Islam


GETAR HATI 2026 turut dihadiri jajaran pengurus PCNU Kota Bontang, di antaranya Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah, serta pengurus Muslimat NU dan Fatayat NU Kota Bontang bersama tiga PAC masing-masing. Hadir pula GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, dan IPPNU Kota Bontang.


Dukungan dari unsur pemerintah juga terlihat melalui kehadiran Camat Bontang Barat, Kapolsek Bontang Barat, perwakilan KUA Bontang Barat, serta Lurah Belimbing, Lurah Gunung Telihan, dan Lurah Kanaan.


Sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam dan lembaga pendidikan turut hadir, antara lain MUI Kota Bontang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Muhammadiyah, BDIB, BKPRMI, HMPB, MUI Bontang Barat, STITEK, STTIB, BPUI, Yayasan Baiturrahman, takmir masjid dan majelis taklim se-Bontang Barat, serta sekolah dan perguruan tinggi di wilayah tersebut.


Kehadiran berbagai unsur ini memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang perjumpaan untuk memperkuat persaudaraan, mempererat komunikasi, dan membangun kepedulian bersama terhadap pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda.


MWCNU Bontang Barat Berikan Tanda Cinta kepada Enam Tokoh


Dalam momentum GETAR HATI 2026, pengurus MWCNU Bontang Barat juga memberikan tanda cinta berupa sarung seragam MWCNU Bontang Barat kepada enam tokoh.


Penerima tanda cinta tersebut adalah H. Sumaryono, Camat Bontang Barat, Kapolsek Bontang Barat, Bapak Taufiq, Ketua Tanfidziyah MWCNU Bontang Utara, dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Bontang Selatan.


Penyerahan dilakukan oleh KH. Mulkan Adzima dan H. Hartona, S.Ag. Pemberian sarung seragam ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan persahabatan dan apresiasi atas kebersamaan dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.


Melalui GETAR HATI 2026, MWCNU Bontang Barat menghadirkan peringatan Hari Santri Nasional yang tidak hanya berpusat pada kegiatan seremonial, tetapi juga menguatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, mempererat silaturahmi, dan merawat sinergi antara pesantren, lembaga pendidikan, organisasi Islam, pemerintah, serta masyarakat.


Semangat para santri penghafal Al-Qur’an yang berkumpul di Masjid Raya Baiturrahman PKT menjadi pengingat bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Post a Comment

أحدث أقدم