NU Bontang

GETAR HATI 2026, MWCNU Bontang Barat Satukan Lembaga Tahfidz Al-Qur’an se-Kota Bontang


BONTANG — Semangat mencintai dan menghafalkan Al-Qur’an akan menjadi ruh dalam kegiatan Gebyar Tahfidz Al-Qur’an Hari Santri 2026 atau GETAR HATI 2026 yang digagas Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bontang Barat.


Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman PKT, Kamis, 22 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, ini akan mempertemukan lembaga-lembaga pendidikan tahfidz Al-Qur’an se-Kota Bontang bersama para musyrif atau pembina dan para santri penghafal Al-Qur’an.


GETAR HATI 2026 tidak sekadar dirancang sebagai kegiatan unjuk hafalan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang silaturahim, saling mengenal, berbagi pengalaman, sekaligus membangun sinergi antarlembaga tahfidz Al-Qur’an di Kota Bontang.


Melalui pertemuan tersebut, para musyrif dan santri diharapkan dapat saling berbagi pengalaman mengenai berbagai metode dalam menghafalkan Al-Qur’an, waktu yang dianggap efektif untuk menghafal, pola murojaah yang menyenangkan, hingga berbagai pengalaman pembinaan santri di masing-masing lembaga.


Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan motivasi para santri agar semakin mencintai Al-Qur’an dan meningkatkan kesungguhan dalam menghafalkannya.


Selain memperkuat hubungan antarlembaga, GETAR HATI 2026 juga diarahkan untuk mengenalkan keberadaan lembaga-lembaga pendidikan tahfidz Al-Qur’an kepada masyarakat secara lebih luas. Dengan demikian, umat Islam di Kota Bontang dapat semakin mengenal berbagai lembaga yang selama ini berkhidmat dalam mendampingi generasi penghafal Al-Qur’an.


Dalam konsep pelaksanaannya, MWCNU Bontang Barat merencanakan mengundang sekitar 10 lembaga pendidikan penghafal Al-Qur’an se-Kota Bontang.


Setiap lembaga dapat mengikutsertakan maksimal 25 santri dan didampingi maksimal tiga musyrif atau ustaz pembina. Dari setiap lembaga, lima santri terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk mendemonstrasikan hafalannya secara bergantian di hadapan peserta GETAR HATI 2026.


Adapun surat atau ayat yang akan dibacakan dalam sesi tersebut diserahkan kepada musyrif masing-masing lembaga. Pengaturan ini diharapkan memberikan ruang kepada setiap lembaga untuk menampilkan karakter dan pola pembinaan hafalan yang selama ini diterapkan.


Panitia juga membuka ruang bagi lembaga yang ingin membawa santri lebih dari 25 orang. Namun, fasilitas snack yang disediakan panitia hanya diperuntukkan bagi maksimal 25 santri dari masing-masing lembaga.


Kehadiran para santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai lembaga diharapkan menjadikan GETAR HATI 2026 sebagai momentum yang tidak hanya semarak dalam rangkaian Hari Santri, tetapi juga memperkuat jejaring pendidikan Al-Qur’an di Kota Bontang.


Dari masjid, para musyrif dan santri dipertemukan dalam satu semangat: menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan generasi yang menjadikan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.


GETAR HATI 2026 pun diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas antarlembaga tahfidz Al-Qur’an di Kota Bontang, sekaligus menghadirkan ruang belajar bersama bagi para pendidik dan santri dalam menjaga tradisi menghafal Al-Qur’an.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama